Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.
“Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? ” sang Guru bertanya.
“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, ” jawab sang murid [...]
May 31, 2007
Categories: Tetes Embun . . Author: jgbua . Comments: Leave a Comment
BERDIAM diri dulu. Berenung. Siapa tahu dalam diam kita bisa melihat diri kita lebih dalam lagi.
May 18, 2007
Categories: Tetes Embun . . Author: jgbua . Comments: 1 Comment
BANYAK tempat untuk menyimpan kenangan, meski sejatinya semua kenangan disimpan rapi di hati dan pikiran. Dan saya menyimpan kenangan itu di mana-mana. Di kota-kota yang pernah saya singgahi, di buku-buku yang pernah saya baca dan juga di lagu-lagu yang pernah saya dengar. Ada kota, ada buku atau pun lagu yang membuat pikiran saya mengumpulkan helai-helaian [...]
May 9, 2007
Categories: Tetes Embun . . Author: jgbua . Comments: Leave a Comment
BAPAK, papa, ayah, etta, papi, ambo, tuama, itu beragamĀ sebutan seorang anak kepada orang tua kandungnya yang laki-laki. Kepada ibu kandungnya, pun sama beragamnya. Nanti setelah punya anak nanti, saya memilih disapa Ayah.
May 9, 2007
Categories: Tetes Embun . . Author: jgbua . Comments: 1 Comment