Gizi Buruk
Kasus gizi buruk di Palu, Sulawesi Tengah kian memprihatinkan. Sepanjang Januari hingga Juni 2009 sudah 26 bayi dan anak penderita gizi buruk dirawat di rumah sakit . Dua orang di antaranya meninggal dunia. Saat ini, salah seorang bayi penderita gizi buruk bernama Irfan dengan kondisi mengenaskan masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Anutapura Palu.
Tubuh bayi berusia 11 bulan asal Lumbudolo, Donggala, Sulawesi Tengah ini tinggal tulang berbungkus kulit. Badanya berkeriput dan terlihat memar. Selang infus masih melekat di tangannya. Berat awalnya hanya 2,5 kilogram, jauh berbeda dengan berat tubuh anak seusianya. Anak pasangan keluarga miskin ini hanya bisa tergolek lemah di bangsal perawatannya.
Menurut Rosnah, ibu bayi Irfan ia heran melihat perkembangan sang buah hati tak seperti anak pertamanya, Aris yang tumbuh sehat. Karena keterbatasan biaya bayi Irfan tak dibawa ke puskesmas tapi dirawat di rumah.
“Dia waktu sembilan bulan panas-panas dan kejang-kejang. Sejak saat itu kalo dikasih makan muntah-muntah terus. Ada yang sarankan supaya dibawa ke rumah sakit, karena saya takut tidak ada biaya. Akhirnya Irfan dirawat di rumah saja,” aku Rosnah.***
No Comments Yet
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment







