Lagi, Gizi Buruk

Bayi penderita gizi buruk di Palu, Sulawesi Tengah kian bertambah, setelah Irfan bayi 11 bulan yang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Anutapura kini giliran Mohammad Ardiyansyah dan Salwa yang harus dirawat intensif akibat gizi buruk yang dideritanya.

Tubuh bayi berusia 1,2 tahun itu begitu mengenaskan. Sudah seminggu ini dia tidak lagi bisa makan dan minum. Nafasnya pun tersengal-sengal. Jarum dan selang infus menancap di lengan dan kedua lubang hidung mungilnya. Berat badannya cuma 5 kilogram. Tentu saja berbeda dengan anak normal seusianya.

Bayi pasangan suami istri miskin asal Donggala, Sulawesi Tengah ini awalnya mengalami demam tinggi dan kejang-kejang sampai kemudian tidak lagi lancar makan dan minumnya. Berat badannya pun turun drastis.

Nenurut Nuraeni, ibu bayi malang ini, memang sejak lahirnya Ardiyansyah tidak minum air susu ibu. Itu karena sejak kelahiran Irfan, air susunya mengering. Karena kondisinya kian memprihatinkan, Nuraeni pun membawa bayinya ke Rumah Sakit Umum Daerah Undata. Namun sudah seminggu lebih di rumah sakit, berat badan ardiyansah belum juga bertambah.

“Dia sudah tidak bisa makan, tidak bisa minum juga. Ini tinggal di kasih makanan lewat selang infusnya. Nafasnya juga tersengal-sengal sudah,” kata Nuraeni dengan mata sembab. ***

No Comments Yet

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a comment